Bagai harap yang
digaungkan sebagai perisai.
Tak ayal semua
dipersiapkan dan diperincikan sepersekian sekon.
Lalu, luluh lantah oleh
rasa percaya yang melangit.
Harusnya, bermuhasabah
kuncinya.
Tenang,
Little
things might be a big problem when we come to “the real home”.
Jangan merasa paling
terjatuh dan terlalu berharap yang lain membantu.
Belajar bukan hanya
tentang buku dan pena.
Belajar yang menjadi
pembelajaran adalah bagaimana kita bisa mengambil ‘makna hidup’ untuk kehidupan
selanjutnya.
Terutama ketika diberikan sebuah problem hidup yang tak sedikit orang mampu berlapang dada, ambil "maknanya" lalu menginspirasi yang lainnya.
Jadikan semua ini titik
balik kesuksesan yang melangit tak lupa membumi.
Maybe, Allah hanya saja
belum “mengiyakan” semuanya.
Meskipun, niat tak
salah lagi.
Jangan khawatir, anggap
Allah lagi punya sayang-Nya lebih.
So, you know lah gimana
kalo udah sayang pasti benar-benar dijaga.
Keep smiling. Everything
gonna be alright. Eak hihi
Kita perlu tahu !
It’s
not the end, it’s just the beginning.
Yups, True.
Mari rapikan kembali
keping-keping kecewa menjadi puzzle semangat memulai, lagi.
Because, only You.
Dan aku percaya, kamu
bersamaku.
Best regard
Ninda Anugerah

Komentar
Posting Komentar