Because, only You.


(Keyword of life, salah satunya paling utama baca Qur'an neng, kang:D)
 

Bagai harap yang digaungkan sebagai perisai.

Tak ayal semua dipersiapkan dan diperincikan sepersekian sekon.

Lalu, luluh lantah oleh rasa percaya yang melangit.

Harusnya, bermuhasabah kuncinya.

Tenang,

Little things might be a big problem when we come to “the real home”.

Jangan merasa paling terjatuh dan terlalu berharap yang lain membantu.

Belajar bukan hanya tentang buku dan pena.

Belajar yang menjadi pembelajaran adalah bagaimana kita bisa mengambil ‘makna hidup’ untuk kehidupan selanjutnya.

Terutama ketika diberikan sebuah problem hidup yang tak sedikit orang mampu berlapang dada, ambil "maknanya" lalu menginspirasi yang lainnya.

Jadikan semua ini titik balik kesuksesan yang melangit tak lupa membumi.

Maybe, Allah hanya saja belum “mengiyakan” semuanya.

Meskipun, niat tak salah lagi.

Jangan khawatir, anggap Allah lagi punya sayang-Nya lebih.

So, you know lah gimana kalo udah sayang pasti benar-benar dijaga.

Keep smiling. Everything gonna be alright. Eak hihi

Kita perlu tahu !

It’s not the end, it’s just the beginning.

Yups, True.

Mari rapikan kembali keping-keping kecewa menjadi puzzle semangat memulai, lagi.

Because, only You.
Dan aku percaya, kamu bersamaku. 


Best regard

Ninda Anugerah


Komentar