Bercengkerama ~

(Gambar sebagai ilustrasi tulisan, lagi jadi reminder buat yang lagi ngaca. Aku)

Lewat kata, semua makna bisa saja tak terelakkan. Tetapi, ketika bercengkerama menyertakan hati didalamnya akan ada makna yang bisa termakna dalam prosesnya.

Dan yang kutahu semua bisa berkamuflase dalam berbincang senang. Tak heran bila timbul lelah dan tak kunjung nyaman.

Setiap orang bisa mengartikan kata "penting" atau bahkan "sepeleh" dalam arti yang berbeda, iyaa itu tergantung pada orang yang mengartikannya.

Bisa jadi "sepeleh" menurutmu, tapi bagi orang lain berdampak besar bagi keberlangsungan suatu kegiatan.

Eh, tunggu?
Ini bukan tentang sebuah kata, tetapi ini perihal memaknai penggunaan kata. Maka, jadilah bijak dalam hal ini.

Mari perbanyak bercengkerama yang berupa nasehat dan penuh kasih sayang, sehingga tak timbul noda dalam qalbu karena seudzhon dengan saudaramu.

Dalam semangat yang tak pernah padam, semoga kita terus-menerus menjadi lebih baik mengenal diri sendiri bahkan orang lain. Dan mempunyai parner yang mau mendengarkan dan memahami, dan semoga kita terus-menerus lulus dari tes yang saling kita berikan setiap hari; tes kesabaran, kebaikan dan kesetiaan.

Dan mari kita akhiri dengan menurunkan ego tanpa menilai orang dengan pikiran versimu.

Best regard

Ninda Anugerahđź’™

Komentar